Sajak Hiragana

Kau masih berhutang padaku bahasa Jepang
Mengajariku perlahan menghafal hiragana
Simpelnya, katana dulu katamu
“Tulislah berulang”
Lalu aku mulai belajar
Mengeja satu per satu hiragana
Mulai hafal tanpa meliriknya
Mulai berani pamer pada guru usia sebaya
Dan kau koreksi tulisanku
“Bukan begitu caranya. Begini”
Kau goreskan pena begitu terampilnya

Masa kita masih sama, meski di ruang yang berbeda
Berjauhan ..
Kau tinggalkan aku
Hanya hiraganamu yang tersisa
Hiraganaku mengabur, lebur
Hilang dari pikirku, juga ingin kecilku
Yang pasti satu, guru sebayaku masih ada disini
Kataku sambil menahan desir di hati

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s