Menjeda Waktu

Kadang jeda itu memperindah. Seperti spasi yang menjeda setiap aksara, menjadi ruang yang menjeda setiap kata. Bayangkan coba, seandainya kalimat dan kata itu ditulis tanpa terjeda, akan membuat runyam segala makna.

Dan barangkali, aku butuh menjeda waktu kali ini. Agar tak membuat hal lain turut merunyam. Siap menjeda? Oh salah, sudah mampu merela untuk membuat jeda?

***

Matikan hapemu, itu salah satu masa di mana aku mampu menjeda waktu

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s