Visioner and Be Pioneer

Visioner. Sebuah kata yang bisa menggambarkan sosok Hatta. Hingga kemudian kita kenal seorang Hatta yang bersikap tenang dan tidak gegabah dalam mengambil keputusan atas kepahamannya akan risiko yang akan dia hadapi. Dalam hal sekecil apapun, Hatta tetap berpikiran maju ke depan. Dalam biografinya yang kedua, Berjuang dan Dibuang, Hatta tidak berkeberatan untuk belajar membangun rumah kepada penduduk Digul, tanah buangannya. Langkah itu ia ambil sebab ia sudah memperkirakan bahwa ia masih akan tinggal di Digul selama kira-kira 10 tahun. Sementara bangunan rumah yang ditempatinya kala itu hanya bisa bertanya hingga lima tahun ke depan. Continue reading “Visioner and Be Pioneer”

Advertisements