Sibuk Mengiri

Kita sendiri yang melelahkan hati dengan selalu mengiri pada kerja dan karya teman kita
Menganggapnya selalu berada di posisi bawah
Menganggapnya menggunakan cara-cara licin untuk memuluskan usahanya

Padahal tidak pernah ada yang tahu bagaimana kedalaman hati dan watak manusia

Hingga kita lupa
Memberikan yang terbaik karena sibuk mengiri dan mencaci
Hingga pada akhirnya bertambah lelahlah kita
Bertambah hinalah kita
Diri tak di atas, kerja dan karya ternyata pun lepas

Maka, tiada untung bagi kita untuk sombong barang sedikit saja
Termasuk amal
Ujub dan riya’
Membakar pahala

Bakar sombongmu!
Hentikan irian di hatimu!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s