Read Book List

95360c04b24dc686217265362f893f7f

 

You’re what you read.

Saya masih ingat tugas dari Sobat yang diberikan Kang Nass untuk membuat daftar buku apa saja yang pernah saya baca sedari SD. Cukup 100 buku, lebih tidak apa. Ternyata bukan hal yang mudah mengingat buku-buku yang pernah saya baca. Saya termasuk suka baca buku. Saya percaya ada 100 lebih buku yang sudah saya baca dan daftar yang saya setor akan lebih dari 100. Tetot, prasangka saya salah dan saya hanya berhasil mendaftar sekitar 85 buku. Memalukan.

These are some books I’ve read before.

  1. Muhammad : Lelaki Penggenggam Hujan | Tasaro GK | Ini buku keren, mendekatkan masa lalu hingga seolah Rasulullah SAW benar-benar di samping kita.
  2. Muhammad : Lelaki Pengeja Hujan |Tasaro GK | Walaupun tidak sekeren buku pertamanya, lanjutan buku di nomor 1 ini cukup jelas menggambarkan kondisi umat Islam sepeninggal wafatnya Rasulullah SAW.
  3. Harry Potter dan Batu Bertuah | J.K. Rowling | Bukan serial buku Harry Potter pertama yang saya baca, tapi isi bukunya bisa dengan pas divisualkan menjadi film.
  4. Harry Potter and The Chamber of Secrets | J.K. Rowling | Tahun kedua Harry Potter bersekolah di Hogwarts dan ia mulai menemukan keanehan-keanehan di dunia sihir yang tidak ia ketahui sebelumnya : bahwa ia bisa berbahasa ular (Parselmouth) yang diidentikkan dengan sihir hitam dan teman-temannya yang mendadak menjadi batu.
  5. Harry Potter and The Prisoner of Azkaban | J.K. Rowling | Satu hal yang bisa saya ambil dari buku fiksi ini adalah percayailah kata hatimu, meskipun banyak orang di luar mendustakannya –dan dalam hal ini Harry harus percaya bahwa Sirius tak pantas berada di Azkaban.
  6. Harry Potter and The Goblet of Fire | J.K. Rowling | Bertanding dengan kejujuran dan jangan lupa akan bantuan teman adalah beberapa hal yang bisa saya petik dari kisah keempat tentang Harry Potter ini : ia tidak memasukkan namanya ke dalam piala api, ia memberitahu Cedric Diggory tentang naga, ia menolong adik Fleur Delacour yang ditahan –dan inilah novel Harry Potter pertama dan satu-satunya yang saya miliki sewaktu kelas 6 SD.
  7. Harry Potter and The Order of Phoenix | J.K. Rowling | Dari tujuh seri novelnya, novel inilah yang paling tebal sekaligus yang paling cepat saya baca ( 1000-an halaman dalam 3 hari), namun jadi yang paling tidak mengesankan bagi saya.
  8. Harry Potter and The Half Blood Prince | J.K. Rowling | Seri keenam menjadi salah satu favorit saya, meskipun ada beberapa kenyataan pahit yang harus diterima Harry Potter : Dumbledore mati dibunuh Snape, kembali sekolah pengganti Dumbledore adalah pembunuhnya sendiri, peluang kembalinya Voldemort semakin besar, dan Harry putuskan untuk pergi meninggalkan Hogwarts.
  9. Harry Potter and The Deathly Hallows | J.K. Rowling | Seri terakhir, paling ditunggu, dan menjadi favorit diantara enam seri sebelumnya karena di seri inilah perjuangan Harry dituntaskan, dengan berbagai jenis pergolakan batin dan pertikaian fisik.
  10. Holocaust | Stephane Downing | merupakan buku pertama tentang peristiwa Holocaust yang saya baca dan sudut pandang yang diambil lebih berpihak pada kaum Yahudi yang saat itu menjadi sasaran utama kekejian militer Nazi Jerman, yang sayangnya terlalu banyak data angka yang masih berseberangan.
  11. Tetap Saja Kusebut (Dia) Cinta | Tasaro GK | Dari sembilan kumpulan cerpen yang dihadirkan, ada dua cerpen yang membuat saya cukup terkejut dengan ending-nya : Roman Psikopat dan Setengah Mati –benar-benar kumcer yang penuh kejutan!
  12. Ja(t)uh | Azhar Nurun Ala | Yang menjadi ciri khas Azhar adalah tema yang ia ambil tak berada jauh dari sekitar kita –cinta- yang dengan kata-kata puitisnya tak membuat saya bosan, hingga sudah empat kali menamatkannya ulang.
  13. The Golden Compass | Philip Pullman | Lagi-lagi fiksi masih menjadi favorit saya sejak SMP, namun saya masih bingung apa maksud istilah ‘Debu’ hingga anak-anak kecil dalam kisah itu, kecuali Lira, harus dipisahkan dari daemon mereka.
  14. Si Bungsu Menatap Langit Biru | Trijoto | Buku yang bagus dibaca oleh siswa SD yang ingin tahu lebih mengenai benda-benda langit, seperti planet, bintang, meteor, dan lain-lain.
  15. Mencari Ketenangan di Tengah Kesibukan | Moh. Fauzil Adhim | Jujur saja saya kecewa dengan judul yang disajikan walaupun buku ini dikarang oleh penulis sekelas Fauzil Adhim, sebab saya kira sebelumnya buku ini bisa jadi suplemen baru untuk manajemen waktu atau pelipur lara –nyatanya tidak.
  16. My Passion and My Career | Ardiningtiyas Pitaloka dan Andin Andiyasari | Merasa terlalu cepat membaca buku ini karena keseluruhan hamper berisi tentang pekerjaan kemudian dikroscek ulang apakah hal tersebut sudah sesuai dengan passion yang dimiliki, meskipun bagusnya saya jadi punya semacam ancang-ancang.
  17. Fantastic Beast & Where To Find Them | J.K. Rowling | Mungkin satu kata yang tepat menggambarkan buku ini adalah ‘wow’ karena hewan yang ditampilkan secara fiksi benar-benar di luar kelaziman dan cenderung dekat dengan mitologi Yunani.
  18. Dosa-Dosa Besar Wanita | Syaikh Muhammad & Ahmad Ash-Shayim | Buku yang bagus dibaca, terutama bagi yang masih ‘mengawang’, sebab dosa-dosa apa saja yang tidak boleh dilakukan diterangkan dengan cukup jelas di dalam buku ini.
  19. Rahasia Setan yang Paling Dalam | Syaikh Muhammad Mutawalli Asy-Sya’rawi | ada hal yang masih rancu dalam buku yang perlu diluruskan, utamanya pelurusan dengan membawa referensi yang pasti dari Al-Qur’an, hadits, dan ijma’ para ulama.
  20. A Journey To Baitullah | Hj. Siti Rokhmi Lestari | Buku ini sebenarnya saya beli untuk ayah dan ibu saya —itung-itung sebagai obat kangen mereka terhadap tanah suci- tetapi saya jadi bingung ketika membacanya, karena nyaris seluruhnya berisi kisah perjalanan dengan bahasa yang datar.
  21. Thariq bin Ziyad | Abdul Latip Talib | Kisah Thariq bin Ziyad sayangnya kurang bisa disampaikan secara ‘waw’ dalam buku ini.
  22. Bunga Cantik di Balik Salju | T. Andar | Buku fiksi yang lucu karena adanya tingkah unik dari para tokohnya, dari skenario ceritanya, dan dari ending cerita yang dihadirkan.
  23. Syahadah Bumi Rotterdam | Faqih bin Yusuf | Buku yang bagus dengan latar tempat di berbagai negara, sehingga cukup membuka mata tentang bagaimana kondisi umat Islam di belahan bumi lain.
  24. Bacalah! | Suherman, M.Si. | Buku yang amat menarik, meskipun bukan merupakan buku best seller, namun isinya mampu membuat saya bertambah pengetahuan tentang kegemaran tokoh-tokoh besar dalam membaca.
  25. Udah Putusin Aja! | Felix Y. Siauw | Visualisasi yang bagus didukung pula dengan isi tulisan yang mudah dipahami dan akrab dengan kondisi pembaca yang biasanya ‘awam’.
  26. Kisah Teladan Rasulullah SAW dan Para Sahabat r.a. | Maulana Muhammad Zakariyya al-Kandahlawi rah.a. | buku yang sangat bagus untuk dibaca : ceritanya singkat, ada ulasan mengenai values yang bisa diambil dan dicontoh, dan disusun berdasarkan bab dengan temanya tersendiri.
  27. Saksikan Bahwa Aku Seorang Muslim | Salim A. Fillah | Ada sedikit kekecewaan setelah membaca buku ini, karena sebelumnya sudah ada ekspektasi bahwa buku ini mampu menimbulkan kebanggaan lebih besar lagi pada Islam.
  28. Tazkiyah An-Nafs | Ibnul Qayyim Al-Jauziah | Keren, meskipun utnuk orang awam seperti saya bahasannya masih cukup ‘berat’.
  29. Engkau Cantik | DR. Hindun ‘Abdullah Ahmad | Buku yang bagus karena membahas cantik tidak hanya dari segi fisik, seperti lazimnya orang, tetapi juga dibahas secara akhlak dan iman.
  30. Cinta dalam Pandangan Islam | ‘Abdullah Nashih Ulwan | Buku yang saya beli ketika SMP ini lumayan keren, karena menjelaskan cinta berdasar tingkatannya dan bagaimana harus menempatkan cinta di tempat yang semestinya.
  31. 33 Dokter Muslim Paling Berpengaruh di Dunia | Wahyu Murtiningsih | Sayang, buku yang harusnya bisa menjelaskan khasanah keilmuan Islam yang saat ini sedang tenggelam malah hanya diisi oleh info-info singkat dan berloncatan.
  32. Wahai Wanita Raihlah Surga di Rumahmu | Muhammad Husain Isa | Yang paling saya ingat adalah adanya semacam kuesioner yang bisa diisi untuk mengukur seberapa ‘bidadarinya’ kita di rumah (surga) kita.
  33. Love Banget sama Rasulullah | Kinoysan | cocoknya ini untuk anak usia SD meskipun oke juga jika seusia saya juga ikut membaca –biar lebih kenal.
  34. Pacaran Setengah Halal Setengah Haram | Muhammad Muhyidin | Sesuai judulnya saja, hehe.
  35. Laskar Pemimpi | Nurhady Sirimorok | Saya bingung apa isinya, tapi kritiknya ‘waw’ juga.
  36. Dari Cinta ke Cinta | NasSirun PurwOkartun | Khas sekali dengan kumpulan cerpen yang menyentil.
  37. Ya Allah, Aku Jatuh Cinta! | Burhan Sodiq | Cocok dibaca untuk yang sedang jatuh cinta, dan bagusnya buku ini dikemas dengan gaya remajanya.
  38. Menasihati Tanpa Menyakiti | Abu Muhammad Shu’alailik | menjelaskan hakikat dan cara menasehati sesuai syariat –keren.
  39. Panduan ABG Muslimah | Eti Rachmayunita & Akhirudin | Agak menyesal membeli buku ini, sebab isinya sudah umum dibicarakan.
  40. Martir Tuhan | Muhammad B. Anggoro | Beberapa lembar halaman buku ini saya baca dan setelahnya tidak saya lanjutkan –cetakannya memedihkan mata.
  41. Allah Pun Cemburu | Fitra Firdaus Aden | Buku yang bagus dengan sudut pandang netral dan sesuai dengan semua usia –yang sudah paham sih.
  42. Rahasia Bintang | Dyan Nuranindya | Alur cerita dan ending-nya lumayan
  43. Resep Cherry | Primadonna Angela | Teenlit yang keren karena menyajikan resep-resep makanan dan ceritanya tentang memasak terdengar mengasikkan.
  44. Cinta dalam Kaidah Fisika | Muhammad Akrom | Ini buku yang bagus, karena buku ini mengajak kita untuk menempatkan cinta sesuai logika –bukan semata karena rasa.
  45. Masya Allah Remaja …! | Muhammad Na’im Sa’i | Baru separuh say abaca buku ini dan isinya tentang kondisi remaja sekarang ini.
  46. Resep Cinta | Primadona Angela |
  47. Sempurnakan Jilbabmu Agar Allag Makin Sayang Padamu | Asy-Syahhat Ahmad Ath-Thahhan Wala’ Muhammad |
  48. Dealova | Dyan Nuranindya |
  49. Sang Alkemis | Paulo Coelho |
  50. Aleph | Paulo Coelho |
  51. Negeri Para Bedebah | Tere Liye |
  52. Titik Nol | Agustinus Wibowo |
  53. Negeri 5 Menara
  54. Ranah 3 Warna
  55. Rantau 1 Muara
  56. Kisah Badiuzzaman Said Nursi
  57. Chicken Soup for The Enterpreneur’s Soul
  58. Zero to Hero | Sholikhin Abu Izzudin |
  59. Dalam Dekapan Ukhuwah | Salim A. Fillah |
  60. Yuk Berhijab!
  61. Jenderal Kampus | Bonnie Soeherman |
  62. The Kite Runner | Khaled Hosseini |
  63. The Blue Manuscript |
  64. Bumi Cinta | Habbiburrahman El-Shirazy |
  65. Ayat-Ayat Cinta |
  66. Ketika Cinta Bertasbih 1 |
  67. Ketika Cinta Bertasbih 2 |
  68. 99 Cahaya di Langit Eropa | Novel perjalanan yang cukup  mampu membuat saya tertarik dengan sejarah Islam yang tersimpan di balik tembok bangunan-bangunan megah Eropa.
  69. The Naked Traveler #4 | Trinity | Buku ini seru karena menceritakan cerita penulis saat jalan-jalan di luar negeri, dengan menampilkan ciri khas jalan-jalan yang ‘polos’ dan apa adanya, bahkan tak jarang terkesan vulgar dan
  70. 60 Hari Pacaran |
  71. 5 Cm | Donny Dhirgantoro |
  72. Query Pita |
  73. D’ Angel | Luna Torashyngu |
  74. Emma |
  75. Membaca Kepribadian Orang | Gregory G. Young |
  76. Be A Reader | Antoni Ludfi Arifin |
  77. Saudaraku, Jangan Tinggalkan Shalat! |
  78. And The Star is in Me | Afifah Afra |
  79. Ratu Jeruk Nipis | Primadonna Angela |
  80. Belanglicious | Primadonna Angela |
  81. Quarter Life Fear | Primadonna Angela
  82. DJ & JD |
  83. Kintaholic | Primadonna Angela
  84. Big Brother Complex | Primadonna Angela |
  85. Quarter Life Dilemma | Primadonna Angela |
  86. Tuhan Maha Romantis | Azhar Nurun Ala
  87. Hujan Matahari | Kurniawan Gunadi
  88. The Little Prince | Antoine de Saint Exupery
  89. Ayah | Irfan Hamka
  90. Dirosatul Firaq | Tim Ulin Nuha Ma’had Aly An-Nur
  91. Anak Semua Bangsa | Pramudya Ananta Toer
  92. Bumi Manusia | Pramudya Ananta Toer
  93. Jejak Langkah | Pramudya Ananta Toer
  94. Rumah Kaca | Pramudya Ananta Toer
  95. Gadis Pantai | Pramudya Ananta Toer
  96. Rectoverso | Dee
  97. Api Tauhid | Habiburrahman El Shirazy
  98. Negeri di Ujung Tanduk | Tere Liye
  99. Untuk Negeriku : Bukittinggi-Rotterdam Lewat Betawi | Moh. Hatta
  100. Biografi 2 | Moh. Hatta
  101. Dunia Sophie | Jostein Gaarder
  102. Kepada Aktivis Muslim | Dr. Najih Ibrahim
  103. Kreatif Sampai Mati | Wahyu Aditya
  104. Kinanthi | Tasaro GK
  105. Creative Muslim | Fachmy Casofa
  106. Bangkit Dong, Sobat!
  107. Jualan Ide Segar!
  108. Ar-Rahiq Al-Makhtum Shiroh Nabawiyah | Al-Mubarakfurri
  109. Catatan Seorang Demonstran | Gie
  110. Agar Orang Sibuk Bisa Baca Al-Qur’an
  111. Jangan Menulis Jika Tidak Mau Rugi!
  112. Hilyah Thalibil ‘Ilmi
  113. Dilan 1
  114. Sifat Sholat Nabi
  115. Indonesia Bagian dari Desa Saya | Suplemen baru untuk otak agar lebih peka. Esai Emha Ainun Najib ini tetap relevan sampai hari ini setelah belasan tahun esai ini ditulis. Tentang kota ada, juga tentang desa. Juga tentang seorang tua yang harus memahami bahwa anak mereka adalah anak biologis yang tak mesti menjadi anak ideologis
  116. Tiada Ojek di Paris | Seno Gumira Ajidarma | Esai tentang Jakarta, Homo jakartensis dan segala hal berbau ibukota.
  117. Orang-Orang Proyek | Ahmad Tohari | Penyadaran telak bagi siapapun, terutama bagi orang-orang proyek. Bahwa prinsip adalah pembentuk pribadi.
  118. Bekisar Merah | Ahmad Tohari | Tentang Darsa, Lasi, dan Kanjat. Tentang tengkulak yang masih menghisap sejak dulu dan hingga kini.
  119. Kita dan Akhlak Para Nabi | Abdul Aziz Nashir al-Julail dan Baha’uddin Fatih Aqil | Bukan hanya tentang aqidah yang wajib dipegang, juga tentang akhlak. Agar tidak hanya sholih spiritual, namun juga menjelma menjadi sholih sosial
  120. Ronggeng Dukuh Paruk | Ahmad Tohari | Hati-hati baca ini, nanti dituduh PKI. Berlatar belakang di Desa Dawuhan, daerah Banyumas, menceritakan seorang ronggeng (penari lengger) bernama Srinthil. Dawuhan dikenal sebagai desa ronggeng dan kemahsyuran Srinthil sudah dikenal hingga keluar kota. Nuansa pedesaan dan sejarah Indonesia kental terasa dalam cerita ini, sebab berlatarkan tahun 1960-an hingga masa geger tahun 1965-an yang mengakibatkan trauma mendalam warga Dawuhan terhadap kesenian ronggeng yang mereka bawakan.
  121. Jalan Tiada Ujung | Mochtar Lubis | Novel pendek yang sarat dengan banyak ketakutan, mulai dari yang kecil hingga yang besar. Tokoh utamanya bernama Guru Isa, seorang guru pada masa agresi Belanda tahun 1947-1948 yang terlibat dalam upaya pengiriman senjata dari Jakarta menuju luar kota. Akhirnya, rasa takut itu sirna ketika ia harus berakhir dalam penjara.
  122. Manusia Indonesia | Mochtar Lubis | Buku non-fiksi yang sangat jujur menggambarkan pedalaman hati dan watak khas manusia, yang sebenarnya mewakili sebagian besar manusia Indonesia, beserta kerangka pikir logisnya akan pemikiran pada tahun 1970-an yang masih sangat relevan dengan tahun 2016 sekarang ini
  123. Cerita dari Digul | Eks-Digulis (disunting oleh Pramoedya Ananta Toer)
  124. Perempuan Remaja dalam Cengkeraman Militer | Pramoedya Ananta Toer | semacam buku perjalanan yang dituliskan Pram mengenai kisahnya dan para tapol ketika dibuang ke Digul. Menelisik mengenai para perawan muda dari Jawa yang dibawa Jepang dengan janji akan disekolahkan, namun berakhir untuk dilacurkan dan dijadikan budah seks bagi tentara Jepang pada masanya.
  125. Maklumat Sastra Profetik | Kuntowijoyo | Ulasan mengenai sastra “islami” yang santun, namun tidak meninggalkan hakikat sastra yang mencerminkan problematika zamannya. Disertai beberapa cerita pendek
  126. Perempuan-Perempuan Perkasa di Tanah Jawa
  127. Perempuan di Titik Nol | Nadaal el-Saadawi | Berisi tentang kerasnya kehidupan seorang pelacur di Mesir, tentang sebab-musababnya, hingga akhir jalan hidupnya yang berakhir di tiang gantungan. Sejenak menjadi paham mengapa faham feminis muncul di negara-negara Timur Tengah hingga belahan dunia lainnya.
  128. Inilah Esai | Muhidin M. Dahlan | inilah buku pedoman menulis esai yang sebenar-benarnya.
  129. Kesepaduan Iman dan Amal Saleh | HAMKA | buku yang bagus. Buku yang membahas bahwa keimanan (aqidah) harus diikuti dengan pelaksanaan amalan saleh sebagaimana yang Rasulullah ajarkan pada para salafushshalih
  130. Dari Ave Maria ke Jalan Lain ke Roma
  131. Kitab Tauhid 1 | Syekh Dr. Shalih bin Fauzan Al-Fauzan | Belajar memaknai dan memahami kembali tauhid dari buku ini. Hati-hati di tengah berbagai fitnah
  132. Trilogi Soekram | Sapardi Djoko Damono | Dari tiga bab yang ada, hanya bab ketiga yang mampu saya tangkap tentang tokoh yang menggugat pengarangnya dan bebas bercengkerama dengan tokoh buatan pengarang lainnya dari cerita yang berbeda. Ada Sitti Nurbaya, Datuk Meringgih, hingga Ken Arok pun dibawa-bawa.
  133. Kau Memanggilku Malaikat | Arswendo Atmowiloto | cerita tentang malaikat maut dalam berbagai kesempatan mencabut nyawa beberapa manusia dan obrolannya dengan masing-masing mereka
  134. Ghirah | Hamka | Tentang ghirah (kecemburuan) seorang hamba terhadap agama dan harga dirinya. Bagus, mengulas secara detail tentang ghazwl fikr yang sekarang meninggalkan dampak yang sangat mengakar di masyarakat
  135. Al-Wala’ wal-Bara’ | Cocok dibaca sesudah membaca ghirah, untuk menempatkan kecemburuan berdasarkan tempatnya. Loyal dan menampik pada tempatnya.
  136. Cerita dari Blora | Pramoedya Ananta Toer | Tidak selegenda tetralogi buruhnya, tapi tetap menggambarkan dengan jelas bagaimana susahnya hidup pada masa menjelang dan pasca kemerdekaan. Setidaknya jadi paham kenapa orang tua (saya) bisa begitu ‘zuhud’ mengenai makanan dan pakaian, mengingat zaman yang dulu begitu *kesimpulan yang nggak nyambung karena memang gaya hidupnya memang udah nggak hedon duluan.
  137. Menuju Gerbang Kemerdekaan (Otobiografi Hatta) | Moh. Hatta | belum selesai baca sih
  138. Belantik (Bekisar Merah II) | Ahmad Tohari | Happy ending for Lasi and Kanjat. Great, gambaran tentang permainan di “atas” lebih terlihat. Kalau difilmkan, bisa sedahsyat drama Korea nggak ya?
  139. Al-Fatih 1453 | Felix Siauw | great. Perpaduan tiga unsur untuk mengembalikan kejayaan Islam : pendidikan, militer, dan pemimpin.
  140. Di Kaki Bukit Cibalak | Ahmad Tohari | Bagus! Haha. Asin asmaranya pas, nggak bikin eneg. Intriknya juga nggak lebay, meski nggak sepanjang novel lainnya yang berpanjang-panjang tentang deskripsi desa dan ‘nafas alam’. Kritik sosialnya pas, sip!
  141. Burung-Burung Manyar | YB. Mangunwijaya | Serasa membaca ‘tekstual’ Descendent of The Sun tapi ala Jawa dan pada masa perang kemerdekaan. Bagus. Ngjawani, ndesani, tapi apik.
  142. Burung-Burung Rantau | YB. Mangunwijaya | Sedikit memeras otak sambil manggut-manggut mencoba menelaah filsafat melalui obrolan Neti, si antropolog yang akan melanjutkan S2-nya. Bermacam mitologi Yunani, Jawa, dan India, juga beberapa negara yang ditampilkan menunjukkan kalau nulis fiksi tidak serta merta penuh bualan. Butuh banyak referensi.

Berhenti di sini dulu. Lupa hehe.
terakhir diperbarui 15 Juni 2016

*under-reminder*

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s